• Jelajahi

    Copyright © Fakta Liputan Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Bupati Monadi Manfaatkan Lahan Tidur Tanam Padi Ciherang

    Kamis, 22 Januari 2026, Januari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T09:46:31Z
    masukkan script iklan disini

    KERINCI,(faktaliputan.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menghidupkan kembali sektor pertanian terus diwujudkan secara nyata.

    Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si turun langsung ke sawah memimpin kegiatan tanam padi Varietas Ciherang dengan metode System of Rice Intensification (SRI) dan Jajar Legowo bersama masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan Jaya.

    Kegiatan ini bertempat di Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci, Selasa (20/1/2026).

    Penanaman ini dilakukan di atas lahan pertanian yang diketahui telah terbengkalai dan tidak digarap selama kurang lebih tiga tahun. Upaya tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali lahan tidur sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di Kabupaten Kerinci.

    Turut hadir mendampingi Bupati Kerinci, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Radium Halis, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Tito Rivano, Kabid PSP Dafril dan Kabid Tanaman Pangan Heriawan, Camat Danau Kerinci Majazi, Kepala Desa Pendung Talang Genting, unsur forkopimcam, gapoktan serta masyarakat setempat yang secara gotong royong ikut turun ke sawah melakukan penanaman.

    Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong swasembada pangan serta membangkitkan kembali semangat bertani di tengah masyarakat.

    “Di Desa Pendung Talang Genting ini terdapat lahan yang sudah sekitar tiga tahun tidak digarap. Ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali pertanian dan mendorong swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada,” ujar Monadi.

    Menurutnya, pemanfaatan kembali lahan tidur tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga memberikan harapan dan kesejahteraan bagi para petani desa.

    “Kita ingin pertanian kembali bergeliat, petani kembali berdaya, dan masyarakat desa dapat merasakan langsung manfaat dari pembangunan sektor pertanian ini,” tambahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, penanaman padi dilakukan dengan mengombinasikan Metode SRI dan Jajar Legowo, yang dikenal sebagai teknik budidaya padi modern dan efisien. Metode SRI (System of Rice Intensification) menekankan penggunaan bibit yang lebih sedikit, pengaturan jarak tanam, serta pengelolaan air secara terkontrol untuk mendorong pertumbuhan akar yang kuat dan sehat.

    Sementara itu, Jajar Legowo yang berarti pola tanam dengan barisan tanaman yang diselingi ruang kosong berfungsi untuk memaksimalkan penetrasi cahaya matahari, meningkatkan aerasi tanah, serta mempermudah pemupukan dan pengendalian hama.

    Kombinasi kedua metode ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi Varietas Ciherang, dengan menghasilkan jumlah anakan yang lebih banyak, bobot gabah yang lebih berat, serta menekan risiko serangan hama dan penyakit.

    Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap Desa Pendung Talang Genting dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pemanfaatan lahan tidur secara produktif, sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kerinci sebagai daerah yang tangguh pangan, berdaya saing, maju dan sejahtera. (Burhan)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini