-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Liputan Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Lomba Wayang Kreasi dan Inovasi Dalang Cilik & Dalang Muda Se-Kabupaten Majalengka Pelestarian Budaya yang Menjadi Sumber Pembelajaran dan Keteladanan   πŸ“Œ Pembukaan Acara Kegiatan Lomba Wayang Kreasi dan Inovasi bagi Dalang Cilik dan Dalang Muda se-Kabupaten Majalengka resmi dibuka oleh Camat Ade Anung Iliyaharja, A.Md.,LLAJ.,S.Sos.,M.Si. Acara yang berlangsung penuh semangat ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah kecamatan dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan budaya luhur bangsa di tengah masyarakat.   🎀 Sambutan Camat Ade Anung Iliyaharja Dalam sambutannya, Camat Ade Anung Iliyaharja menyampaikan pesan yang sangat mendalam mengenai hakikat kesenian wayang itu sendiri: "Hadirin yang berbahagia, wayang bukanlah sekadar pertunjukan untuk dinikmati mata semata. Lebih dari itu, wayang adalah cermin kehidupan — bukan hanya sekadar tontonan, melainkan juga sekaligus menjadi tuntunan bagi kita semua dalam menjalani kehidupan yang penuh nilai-nilai luhur." Beliau menjelaskan bahwa di balik setiap kisah, setiap karakter, dan setiap dialog dalam pertunjukan wayang, tersimpan filosofi kehidupan, etika, moral, serta kearifan lokal yang patut dijadikan pedoman. Tokoh-tokoh pewayangan mengajarkan kita tentang kebaikan, keadilan, kesetiaan, kebijaksanaan, serta keberanian membela kebenaran — nilai-nilai yang sangat relevan untuk diterapkan hingga masa kini.   πŸ’‘ Makna Lomba Wayang Kreasi dan Inovasi Lomba ini mengusung konsep kreasi dan inovasi, yang berarti peserta tidak hanya membawakan cerita-cerita lama, tetapi juga diberi ruang untuk berkreasi — menampilkan kisah-kisah baru yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya, namun disampaikan dengan gaya dan pendekatan yang lebih segar, kreatif, dan relevan dengan generasi masa kini. πŸ§’ Bagi Dalang Cilik - Mengenalkan budaya luhur sejak usia dini - Melatih kepercayaan diri, kemampuan berbicara, dan daya imajinasi - Menanamkan nilai moral dan karakter bangsa secara menyenangkan πŸ‘©‍🎀 Bagi Dalang Muda - Memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi - Menjadikan wayang tetap hidup dan dicintai di tengah arus zaman - Membuktikan bahwa budaya tradisional mampu berdialog dengan zaman tanpa kehilangan jati dirinya   πŸ… Harapan dan Penutup Di akhir sambutannya, Camat Ade Anung Iliyaharja berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan semakin diminati: "Semoga lomba ini menjadi titik awal lahirnya dalang-dalang muda dan cilik yang kreatif, berprestasi, dan tetap mencintai budaya sendiri. Teruslah berkarya, karena di tangan kalianlah masa depan budaya bangsa berada. Jadikan wayang bukan hanya warisan leluhur yang kita jaga, tetapi juga teman hidup yang senantiasa memberi kita petunjuk ke arah kebaikan." Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Majalengka, khususnya dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus menjadikannya sarana pendidikan karakter bagi generasi penerus. 🎭✨   Apakah ada yang ingin ditambahkan atau disempurnakan? Dola siap bantu kapan saja ya πŸ˜ŠπŸ™

    Sabtu, 07 November 2026, November 07, 2026 WIB Last Updated 2026-11-07T02:47:44Z
    masukkan script iklan disini



    Majalengka,faktaliputan.com

    Kegiatan Lomba Wayang Kreasi dan Inovasi bagi Dalang Cilik dan Dalang Muda se-Kabupaten Majalengka resmi dibuka oleh Camat Ade Anung Iliyaharja, A.Md.,LLAJ.,S.Sos.,M.Si. Acara yang berlangsung penuh semangat ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah kecamatan dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan budaya luhur bangsa di tengah masyarakat

    Dalam sambutannya, Camat Ade Anung Iliyaharja menyampaikan pesan yang sangat mendalam mengenai hakikat kesenian wayang itu sendiri:

    "Hadirin yang berbahagia, wayang bukanlah sekadar pertunjukan untuk dinikmati mata semata. Lebih dari itu, wayang adalah cermin kehidupan — bukan hanya sekadar tontonan, melainkan juga sekaligus menjadi tuntunan bagi kita semua dalam menjalani kehidupan yang penuh nilai-nilai luhur."

    Beliau menjelaskan bahwa di balik setiap kisah, setiap karakter, dan setiap dialog dalam pertunjukan wayang, tersimpan filosofi kehidupan, etika, moral, serta kearifan lokal yang patut dijadikan pedoman. Tokoh-tokoh pewayangan mengajarkan kita tentang kebaikan, keadilan, kesetiaan, kebijaksanaan, serta keberanian membela kebenaran — nilai-nilai yang sangat relevan untuk diterapkan hingga masa kini.

    Lomba ini mengusung konsep kreasi dan inovasi, yang berarti peserta tidak hanya membawakan cerita-cerita lama, tetapi juga diberi ruang untuk berkreasi — menampilkan kisah-kisah baru yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya, namun disampaikan dengan gaya dan pendekatan yang lebih segar, kreatif, dan relevan dengan generasi masa kini.

    Di akhir sambutannya, Camat Ade Anung Iliyaharja berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan semakin diminati:

    "Semoga lomba ini menjadi titik awal lahirnya dalang-dalang muda dan cilik yang kreatif, berprestasi, dan tetap mencintai budaya sendiri. Teruslah berkarya, karena di tangan kalianlah masa depan budaya bangsa berada. Jadikan wayang bukan hanya warisan leluhur yang kita jaga, tetapi juga teman hidup yang senantiasa memberi kita petunjuk ke arah kebaikan."

    Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Majalengka, khususnya dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus menjadikannya sarana pendidikan karakter bagi generasi penerus. 






    Ujang Darwin 

     

     

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini