Majalengka,faktaliputan.com
Proses revitalisasi SDN Majalengka Wetan VII resmi memasuki tahap awal. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Komite Sekolah dan perwakilan wali murid sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan sekolah.
Melalui musyawarah tersebut, struktur Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dibentuk dengan melibatkan unsur Komite Sekolah dan wali murid agar seluruh proses revitalisasi berjalan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai harapan bersama.
Di tengah proses revitalisasi, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap berlangsung dengan tertib, aman, nyaman, dan penuh semangat.
Kegiatan hari ini mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, serta Kapolsek Majalengka Kota, yang hadir untuk memastikan MPLS berjalan sesuai prinsip sekolah ramah anak.
Momentum ini semakin bermakna karena bertepatan dengan 'Hari Anak Nasional', sehingga seluruh rangkaian kegiatan menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
Kepala SDN Majalengka Wetan VII, Iyus Susnardi, M.Pd, menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah merupakan investasi besar untuk masa depan pendidikan.
Revitalisasi bukan sekadar membangun ruang kelas, tetapi membangun harapan baru bagi lahirnya generasi yang lebih berkualitas.
"Kami bersyukur proses ini diawali dengan semangat gotong royong melalui kolaborasi sekolah, komite, dan orang tua. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, "ujarnya.
Terkait pelaksanaan MPLS yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional, beliau menambahkan,
anak-anak berhak mendapatkan pengalaman pertama di sekolah yang penuh kebahagiaan, rasa aman, dan penghargaan terhadap setiap potensi yang mereka miliki.
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, kami berkomitmen menjadikan SDN Majalengka Wetan VII sebagai rumah kedua yang ramah, inklusif, dan menyenangkan bagi setiap peserta didik.
"Semoga revitalisasi ini menjadi awal hadirnya lingkungan belajar yang lebih baik, sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan meraih cita-citanya dengan penuh semangat, "pungkas Iyus Susnandi
Ujang Darwin

