Faktaliputan.com
Manggar, Belitung Timur -Menakhodai institusi kepolisian di wilayah baru memerlukan adaptasi cepat dan pendekatan sosial yang tepat. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Kapolres Belitung Timur yang baru, AKBP Dr. Husni Tamrin, S.T., S.H., M.Hum. Lewat tradisi "Ngopi Bareng" yang digelar di Warkop Aput di pusat kota Manggar, Senin (27/7/2026) sore.
Perwira menengah penyandang gelar Doktor ini merangkul puluhan jurnalis dari berbagai organisasi pers yang bertugas di Belitung Timur.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi momentum penting dalam menegaskan kembali bahwa pers merupakan pilar penting sekaligus mitra strategis Polri, khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam Ngopi Bareng tersebut, Kapolres Beltim AKBP Dr. Husni Tamrin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para jurnalis yang selama ini telah membantu mendistribusikan informasi positif dan edukatif kepada masyarakat Belitung Timur.
Menurutnya, sinergitas antara Polres dan insan pers bukan sekadar hubungan formalitas kerja, melainkan ikatan emosional untuk bersama-sama menjaga daerah.
"Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari rekan-rekan media. Pers adalah jembatan informasi tepercaya yang menghubungkan kinerja kepolisian dengan masyarakat. Di era keterbukaan informasi saat ini, sinergitas yang sehat, kritis, dan konstruktif sangat kami butuhkan untuk membawa Polres Beltim menjadi institusi yang lebih baik dan dicintai warga," ujar AKBP Husni Tamrin.
Menyambut hangat kehadiran dan komitmen Kapolres yang baru, Ketua Pokja Wartawan Belitung Timur, Suherman Fuad, turut memberikan pernyataan penting mewakili seluruh insan pers yang hadir. Ia menegaskan bahwa awak media di Belitung Timur siap mengawal jalannya roda kepemimpinan baru ini dengan profesionalisme tinggi.
"Kami atas nama seluruh insan pers dan Pokja Wartawan Belitung Timur mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak AKBP Husni Tamrin. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan beliau yang langsung merangkul media sejak awal menjabat. Bagi kami, komunikasi dua arah yang sumbatan-sumbatannya dicairkan lewat diskusi santai seperti ini adalah modal utama menjaga kondusivitas wilayah," ungkap Suherman Fuad.
Lebih lanjut, Suherman juga menegaskan komitmen pers sebagai fungsi kontrol sosial yang independen, namun tetap mengedepankan asas keberimbangan demi kemaslahatan publik. Termasuk dalam mengawal isu-isu sensitif daerah seperti penegakan hukum lingkungan dan Kamtibmas di lapangan.
"Pers di Belitung Timur akan tetap berkomitmen menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan mengedukasi berdasarkan kode etik jurnalistik. Kami siap bersinergi menjadi mitra strategis Polres Beltim, meluruskan disinformasi, serta bersama-sama memastikan bahwa setiap kebijakan maupun penegakan hukum di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru dapat tersampaikan dengan jernih ke masyarakat," tutupnya.
Pertemuan perdana ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung tugas satu sama lain secara profesional. Melalui segelas kopi yang mencairkan pembatas jarak, Polres Belitung Timur dan insan pers sepakat berjalan beriringan demi memastikan situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
