• Jelajahi

    Copyright © Fakta Liputan Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Seba Baduy 2026: 3 Hari Jalan Kaki, Dari Pendopo Lebak ke KP3B Serang Hingga Pulang ke Kanekes

    Agus Cahyono
    Minggu, 26 April 2026, April 26, 2026 WIB Last Updated 2026-04-26T05:00:04Z
    masukkan script iklan disini
    Gubernur Banten didampingi Forkopimda menyambut ratusan warga Suku Baduy Dalam dan Baduy Luar dalam tradisi Seba di halaman KP3B, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026).

    LEBAK-SERANG - Faktaliputan.com, Ratusan warga Suku Baduy Dalam dan Baduy Luar menuntaskan tradisi Seba selama tiga hari, Jumat (24/4/2026) hingga Minggu (26/4/2026). Mereka berjalan kaki puluhan kilometer dari Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, menuju Pendopo Kabupaten Lebak, lanjut ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, lalu kembali ke Rangkasbitung sebelum pulang ke kampung halaman.

    Ribuan warga memadati jalan di Rangkasbitung untuk menyaksikan kedatangan rombongan Seba Baduy di Pendopo Kabupaten Lebak, Jumat (24/4/2026).

    Rombongan Seba tiba di pusat Kota Rangkasbitung pada Jumat (24/4/2026) siang. Jalan menuju Pendopo Kabupaten Lebak dipadati ribuan warga yang ingin menyaksikan kedatangan warga Baduy. Tampak warga Baduy Luar mengenakan ikat kepala biru dan baju hitam, berjalan beriringan tanpa alas kaki.


    Bupati Lebak beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut langsung di Pendopo. Jaro Saidi, tokoh adat Baduy Luar, menyampaikan bahwa Seba adalah amanat leluhur usai Kawalu. “Kami lapor ke Bapak Bupati bahwa kampung aman dan panen baik. Kami bawa laksa berisi gula aren, pisang, dan madu sebagai tanda syukur,” ujarnya.


    Sabtu 25/4/2026: Disambut Gubernur di KP3B Serang. Usai bermalam di Lebak, rombongan melanjutkan perjalanan ke KP3B, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026). Mereka tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut Gubernur Banten beserta Forkopimda di halaman KP3B.


    Perwakilan warga Baduy menyampaikan pesan adat tentang pentingnya menjaga gunung, hutan, dan sumber mata air. Gubernur Banten menegaskan Pemprov berkomitmen melindungi wilayah adat dan kelestarian alam Baduy. “Pesan dari saudara-saudara Baduy adalah pengingat untuk hidup selaras dengan alam,” katanya.


    Minggu 26/4/2026: Dilepas Bupati Lebak untuk Kembali ke Kanekes, Minggu (26/4/2026), rombongan Seba kembali ke Pendopo Rangkasbitung. Bupati Lebak secara simbolis melepas keberangkatan warga Baduy untuk kembali ke Desa Kanekes dengan doa keselamatan.


    Seba merupakan tradisi tahunan sebagai wujud ketaatan warga Baduy pada Pikukuh Baduy serta silaturahmi kepada pemerintah sebagai "Bapak Gede". Tradisi ini telah berlangsung ratusan tahun.


    Penulis: Achmad Sonani

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini