• Jelajahi

    Copyright © Fakta Liputan Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Perkara Korupsi Bank Sumsel Babel Merebak

    Kamis, 02 April 2026, April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T08:31:19Z
    masukkan script iklan disini
    Perkara Korupsi Bank Sumsel Babel Merebak

    Sumsel Sumatera selatan - Fakta liputan. Com  khasus semarak dikalangan perbank yang kini jdi sorotan .kebanyakan nasabah  menyatakan kalangan menengah bawah Tidak pernah acc pijaman KUR oleh pihak bank mereka pilih - pilih  Nasabah dengan alasan kuata Kur sudah habis .

    Merebaknya kasus korupsi perbankan di Bank Sumsel Babel terkait pemberian pasilitas kredit KUR di beberapa cabang Bank Sumsel Babel mengindikasikan kinerja buruk manajemen Bank Sumsel Babel,. Demikian ditegaskan, Wakil K MAKI Fery Kurniawan (01/4/2026) kepada tim wartawan kami

    KUR Semendo dan KUR OKUT merebak dengan kerugian negara puluhan miliar belum lagi kasus korupsi perbankan Bank Sumsel Babel di kepulauan Bangka Belitung dengan kerugian puluhan miliar rupiah.

    Manajemen buruk merupakan momok kehancuran Bank Daerah karena orang – orang yang di tunjuk menjadi pengurus Bank diduga bukan dari kalangan profesional tapi merupakan orang dekat Kepala Daerah, katanya.

    Dikatakan, Capital Adequacy Ratio (CAR) atau Rasio Kecukupan Modal adalah indikator kesehatan bank yang mengukur kemampuan modal sendiri dalam menutup risiko kerugian dari aset (kredit/investasi) harusnya menjadi perhatian serius pemegang saham karena hidup mati Bank Daerah tergantung besaran saldo APBD.

    Risiko perbankan akibat berbagai aktivitas bisnis Bank berdasarkan POJK terdiri dari Risiko Kredit, Pasar, Likuiditas, Operasional, Hukum, Kepatuhan, Stratejik, dan Reputasi.

    Lebih lanjut dikatakan, kegagalan kredit muncul dari kegagalan bayar debitur, kegagalan pasar, kegagalan sistem/internal, atau pelanggaran regulasi dan semua ini tergantung dari kemampuan manajerial manajer Bank.

    Manajemen yang kurang profesional merupakan faktor utama kridit macet dan korupsi perbankan selain niat buruk mencari keuntungan dari pemberian pasilitas kridit.

    Bank Sumsel Babel terkesan atau terlihat sangat bergantung dengan saldo besaran APBD Pemerintah Daerah untuk kecukupan modal sementara berorientasi bisnis Bank diduga terkendala kridit kemacetan yang terjadi di cabang – cabang Bank Sumsel Babel, tandas Fery. ( Tika )
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini