NGAWI - Faktaliputan.com, Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam mendukung program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Pemerintah Desa Widodaren bersama UPT Puskesmas Walikukun menggelar Pertemuan Pemberdayaan Kader Implementasi 5 Pilar STBM di Balai Desa setempat pada hari Kamis (30/04/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ninik Syaroh (Ibu Kepala Desa Widodaren) perwakilan dari UPT Puskesmas Walikukun selaku nara sumber, Bidan Desa dan seluruh kader di Desa Widodaren.
Pertemuan ini dipandu langsung oleh Koordinator Sanitarian Puskesmas Walikukun sekaligus memberikan penguatan terkait implementasi 5 pilar STBM, yaitu: Stop buang air besar sembarangan, Cuci tangan pakai sabun, Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, Pengelolaan sampah rumah tangga, Pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Ninik Syaroh menjelaskan, pertemuan pemberdayaan kader untuk implementasi 5 pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) berfokus pada pelatihan kader kesehatan untuk memicu perubahan perilaku masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup, mencegah penyakit berbasis lingkungan, dan mengelola sanitasi (BABS, cuci tangan, air minum, sampah, limbah cair)," Ucapnya.
Beliau berharap, setelah mengikuti kegiatan ini para kader dapat menjadi motor penggerak dalam mendukung perubahan perilaku masyarakat Desa Widodaren menuju hidup bersih dan sehat.
Setelah seluruh rangkaian materi selesai, para peserta bersama petugas melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat melalui penerapan STBM. (Agus C)




