Majalengka,faktaliputan.com
Dena Muhamad Ramdhan selaku wakil Bupati Majalengka menegaskan peran ekonomi kreatif sebagai penggerak ekonomi rakyat saat mengunjungi stand Ekraf Majalengka di Majalengka Expo 2026, Selasa (3/2/2026).
Ia menilai geliat Ekraf telah memberi dampak nyata terhadap kenaikan omzet UMKM, terbukanya lapangan kerja, hingga penguatan usaha di desa-desa.
Di stand Ekraf Majalengka, berbagai produk karya seni dan olahan makanan hasil UMKM lokal dipamerkan. Sejumlah pelaku usaha mengaku ajang expo membantu meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jejaring pemasaran.
“Yang kita dorong bukan hanya pameran, tapi dampak ekonomi. Dari expo seperti ini, omzet UMKM bisa naik, produksi meningkat, dan otomatis membuka lapangan kerja baru,” kata Dena.
Dena menyebut sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu penopang ekonomi Majalengka karena melibatkan banyak pelaku usaha kecil hingga rumah tangga, termasuk UMKM berbasis desa.
Baca juga: Komisi III DPRD Majalengka Soroti ‘Kehilangan’ Kuota Bantuan Rumah dan Lemahnya Basis Data Perkimtan
Ketua Komite Ekraf Majalengka H. Baya mengatakan Majalengka Expo menjadi momentum bagi UMKM desa untuk naik kelas. Ia menyebut sejumlah pelaku usaha mengalami peningkatan permintaan saat event berlangsung.
“Banyak UMKM desa yang biasanya berjualan terbatas, di sini bisa menjangkau pasar lebih luas. Dampaknya langsung terasa ke omzet dan keberlanjutan usaha,” ujar H. Baya.
Ia menambahkan, berkembangnya UMKM turut menyerap tenaga kerja lokal, mulai dari produksi, pengemasan, hingga distribusi.
Sementara itu, Ketua DPRD Majalengka H. Didi Supriadi menilai ekonomi kreatif telah berkontribusi terhadap penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Ujangdarwin

