NGAWI - Faktaliputan.com, Pemerintah Desa Manisharjo bersama 13 desa seKecamatan Ngrambe, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) triwulan pertama (Januari - Maret) 2026 di pendopo kecamatan setempat, Senin (11/05/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi desa berkelanjutan khususnya keluarga penerima manfaat (KPM) kategori kemiskinan ekstrem dan lanjut usia dengan batas maksimal 15% dari total anggaran dana desa.
Penyaluran yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, turut dipantau segenap jajaran Forkompimcam Ngrambe guna memastikan proses berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan transparan.
Wijianto selaku kepala desa Manisharjo mengatakan, penetapan penerima BLT-DD telah melalui proses verifikasi dan validasi ketat lewat musyawarah desa (musdes). Menurut dia, langkah itu dilakukan untuk mencegah tumpang tindih bantuan serta memastikan warga yang paling membutuhkan menjadi prioritas.
"Kami ingin memastikan setiap rupiah Dana Desa berdampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran pihak Forkompimcam hari ini juga menjadi bentuk pengawasan agar tata kelola tetap akuntabel,” ujar kepala desa Manisharjo.
Sementara itu Camat Ngrame, Danang Wahyudi Priyanto, mengapresiasi kinerja pemerintah desa yang dinilai sigap menyalurkan bantuan tepat waktu. Dia mengingatkan bahwa BLT-DD bersifat stimulus sehingga penggunaannya perlu difokuskan pada kebutuhan pokok. "Manfaatkan bantuan ini secara bijak untuk kebutuhan mendesak, terutama pangan dan kesehatan,” kata Camat Ngrambe.
Pada penyaluran BLT - DD kali ini, setiap KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp 600ribu(Rp 200ribu/bulan). Tampak di lapangan, proses pencairan berlangsung tertib dengan pengamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Salah satu penerima dari desa Manisharjo mengaku terbantu dengan pencairan bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan bulan Januari - Maret sudah cair. Ini sangat membantu untuk beli beras dan kebutuhan dapur sehari-hari,” ucapnya sembari tersenyum. (Agus C)



