Majalengka,fakataliputan.com
DR. JOKO SETIYONO, M.KOM. adalah seorang tenaga profesional di bidang administrasi pendidikan yang telah mengabdikan dirinya lebih dari 20 tahun untuk kemajuan dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Majalengka. Beliau lahir di Klaten pada tanggal 18 Oktober 1979, berjenis kelamin laki-laki, dan berkewarganegaraan Indonesia. Sepanjang karirnya, beliau dikenal sebagai tokoh yang menggabungkan keahlian manajemen pendidikan dengan penguasaan teknologi informasi yang mumpuni.
Latar Belakang Pendidikan
Kualifikasi akademik yang dimiliki sangat kuat dan relevan dengan tugas yang diemban, dibangun melalui jenjang pendidikan formal sebagai berikut:
- Doktor (S3) Administrasi Pendidikan – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), periode 2021–2025.
- Magister (S2) Teknik Informatika – Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), periode 2008–2011.
- Sarjana (S1) Teknik Informatika, periode 2007–2010.
- Sarjana (S1) Matematika, periode 2001–2006.
Latar belakang ganda di bidang pendidikan dan teknologi ini menjadi keunggulan utama, memungkinkan beliau merancang sistem pembelajaran dan manajemen pendidikan yang modern, terstruktur, dan berbasis data.
Pengalaman Kerja dan Jabatan
Karier profesionalnya berpusat pada pelayanan publik dan pengembangan pendidikan daerah, antara lain:
1. Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka
Beliau berperan sebagai Perencana Ahli Muda, dengan tanggung jawab utama:
- Merencanakan kebijakan dan program pendidikan daerah.
- Mengelola aset dan Barang Milik Daerah di lingkungan pendidikan.
- Melakukan analisis teknologi pembelajaran, sehingga inovasi digital dapat diterapkan secara luas di sekolah-sekolah.
Pengalaman ini menempatkannya sebagai salah satu perancang utama kebijakan pembinaan tenaga kependidikan, termasuk program strategis seperti diklat kepala sekolah yang didanai APBD.
2. Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Majalengka
Sebagai Pimpinan SALUT sekaligus Mitra Universitas Terbuka di Majalengka, beliau berperan penting membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas. Di bawah kepemimpinannya, layanan pendidikan jarak jauh berkembang pesat, memberikan kesempatan belajar bagi warga Majalengka tanpa batasan jarak dan waktu.
Kompetensi dan Keahlian
Bekal ilmu dan pengalaman yang luas menjadikan beliau ahli di bidang:
- Perencanaan Pendidikan: Menyusun program kerja jangka pendek hingga panjang yang selaras dengan standar nasional.
- Desain dan Analisis Sistem: Merancang tata kelola pendidikan yang efektif, efisien, dan terintegrasi.
- Analisis Organisasi: Memperkuat struktur dan fungsi kelembagaan agar pelayanan pendidikan berjalan maksimal.
Dengan integritas, keahlian teknologi, dan visi modern, Dr. Joko Setiyono, M.Kom. terus menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan di Majalengka, memastikan setiap kebijakan dan program yang disusun tepat sasaran, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
AKSI RAMAH: Langkah Strategis BBPMP Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berkeadilan
BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) terus berinovasi dalam menghadirkan layanan dan pembinaan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mudah diakses, inklusif, dan menyentuh kebutuhan nyata satuan pendidikan melalui program unggulan yang diberi nama AKSI RAMAH. Program ini menjadi salah satu landasan utama dalam upaya pemerataan dan peningkatan standar mutu pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Majalengka.
Apa Itu AKSI RAMAH?
AKSI RAMAH merupakan kerangka kerja dan layanan pembinaan yang dirancang BBPMP agar seluruh proses penjaminan mutu pendidikan berjalan:
- Responsif: Cepat tanggap terhadap tantangan dan kebutuhan pendidikan di daerah.
- Akurat: Berbasis data, fakta, dan standar yang berlaku secara nasional.
- Mudah: Dapat diakses, dipahami, dan diterapkan oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
- Aman: Terjamin kebenaran informasi dan keberlanjutan programnya.
- Hasil Terukur: Setiap kegiatan pembinaan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan nyata dampaknya.
Program ini menjadi sangat relevan dan selaras dengan langkah yang diambil Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, di mana pembinaan seperti diklat kepala sekolah di Lembang dengan pendanaan APBD merupakan bentuk nyata penerapan prinsip-prinsip AKSI RAMAH. Kegiatan tersebut dirancang responsif terhadap kebutuhan kompetensi kepemimpinan, akurat sesuai standar nasional, dan mudah diakses karena sepenuhnya dibiayai pemerintah daerah.
Tujuan dan Sasaran Utama
Melalui konsep AKSI RAMAH, BBPMP bertujuan untuk:
1. Memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan di tingkat daerah dan satuan pendidikan.
2. Meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan pendidik dalam mengelola pembelajaran dan manajemen sekolah.
3. Menghadirkan layanan pendampingan yang tidak kaku, melainkan berkolaborasi dan memahami kondisi nyata sekolah.
4. Menjamin bahwa setiap kebijakan yang diturunkan dari pusat hingga ke daerah memiliki arah yang sama, yaitu peningkatan hasil belajar peserta didik.
Sasaran utamanya meliputi pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, yang menjadi ujung tombak pelaksanaan pendidikan. Di Majalengka, konsep ini didukung penuh oleh tenaga ahli seperti Dr. Joko Setiyono, M.Kom. dan tim Bidang GTK, dan Bidang PAUD Dikmas yang menggabungkan prinsip AKSI RAMAH dengan pendekatan teknologi dan data agar pembinaan lebih efektif.
Implementasi di Daerah
Dalam praktiknya, AKSI RAMAH diterapkan melalui berbagai kegiatan seperti diklat, bimbingan teknis, studi banding, hingga pendampingan berkelanjutan. Tidak hanya sekadar teori, program ini menekankan pada penyelesaian masalah nyata yang dihadapi sekolah. Contohnya, pelatihan manajemen berbasis sekolah, penyusunan dokumen mutu, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran—sesuai dengan keahlian yang dimiliki para perencana pendidikan daerah.
BBPMP juga memfasilitasi pertukaran pengalaman antar daerah, sehingga praktik-praktik baik dari sekolah unggulan dapat disebarluaskan ke sekolah-sekolah lain. Hal ini sejalan dengan semangat pemerataan mutu agar tidak ada daerah yang tertinggal.
Dampak dan Harapan
Dengan adanya pendekatan AKSI RAMAH, diharapkan tercipta budaya mutu yang tumbuh dari dalam diri satuan pendidikan sendiri, bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Kepala sekolah menjadi pemimpin yang tangguh, guru menjadi pendidik yang kreatif, dan sekolah menjadi tempat yang nyaman dan berkualitas bagi peserta didik.
Pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan Majalengka, sangat mengapresiasi arah kebijakan BBPMP ini. Sinergi antara pusat dan daerah, yang didukung alokasi anggaran yang tepat sasaran, menjadi kunci keberhasilan mewujudkan pendidikan yang benar-benar ramah, bermutu, dan berdaya saing.
AKSI RAMAH bukan sekadar nama program, melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap langkah dalam pendidikan selalu berorientasi pada kemudahan, kualitas, dan manfaat nyata bagi kemajuan generasi bangsa.
Ujang Darwin


