Tabrakan Maut Truk Batubara Di Muratara, Sopir Tewas Terpanggang Dalam Mobil
Akibat insiden itu Dua truk batu bara saling bertabrakan dan alami kebakaran dan satu orang sopir truk tewas di tempat kejadian dan dua mengalami luka-luka.
Diketahui korban meninggal dunia diketahui Teddy Haryanto warga Desa Tanjung Atap Barat, Kabupaten Ogan Ilir.
Korban Teddy meninggal dunia secara tragis terbakar karena terjebak di dalam kabin kendaraan dan tidak bisa keluar.
Sementara dua korban yang mengalami luka yakni Muhammad Rendi warga Desa Lubuk Binti Alo, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba). Kemudian, Ravizal Sagala warga Tanah Tinggi, Desa Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara.
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Henry Martadinata,S.H., membenarkan adanya Lakalantas dengan menelan korban jiwa.
Dijelaskan Kapolsek berawal dari mobil DT. milik PT. IPLS dengan muatan batu bara dari arah ketapat bening menuju arah macan sakti. Kemudian dari arah yang berlawanan ada mobil DT milik PT. DSB
"Dengan muatan kosong dari arah macan sakti menuju Desa Ketapat Bening sedang memotong/menyalip mobil DT lainnya, melihat itu mobil DT milik PT. IPLS yang dikendarai Muhammad Rendi langsung membanting stir ke arah kanan dan mobil DT. PT. DSB yang dikendarai Teddi Haryanto juga banting stir ke arah yang sama". Papar Kapolsek
Sehingga terjadi tabrakan antara mobil DT. tersebut. Setelah tabrakan tersebut terjadi kedua mobil tersebut mengeluarkan api pada bagian depan mobil sehingga mengalami kebakaran.
Lanjut Kapolsek, Sopir mobil atas Muhammad Rendi dan penumpang atas nama Muhammad Ravizal Sagala dan Hermanto mobil DT. PT. IPLS berhasil menyelamatkan diri dengan cara saat terjadi kecelakaan Muhammad Rendi dan Muhammad Ravizal Sagala pingsan dan yang sadar hanya saudara Hermanto.
Saat itu saudara Hermanto melihat api sehingga langsung membuka paksa pintu mobil dengan cara ditendang kemudian menyeret dan menggendong temannya yang bernama Muhammad Rendi dan Muhammad Ravizal Sagala secara bergantian keluar dari mobil,
"Namun sopir mobil DT PT. DSB atas nama Teddi Haryanto terjepit didalam mobil dan tidak bisa keluar sehingga meninggal dunia dilokasi kejadian dalam kondisi hangus terbakar oleh kobaran api". Ucapnya
"Dengan ini Kapolres menghimbau bagi pengendara mobil dan mobil untuk hati-hati dijalan jangan kebut-kebutan dan petahui peraturan lalulintas dan berkendara". Tutupnya. (Tika)
