Sinergi “Polisi Dulur Kito”, Polres Musi Rawas Luncurkan Kedai AKOR PRESISI sebagai Wadah Kolaborasi Kamtibmas
Sumatera Selatan - MUSI RAWAS – Fakta liputan . Com Polres Musi Rawas melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) resmi meluncurkan Kedai Asosiasi Komunitas Ojek (AKOR) PRESISI di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Senin (30/3/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah nyata Polres Musi Rawas dalam menerjemahkan visi Kapolda Sumatera Selatan melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.
Kegiatan yang mengusung tema “Jangan Bisingkan Kami dengan Suara Knalpot Brong” tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Hendri, S.H., serta Kasat Lantas AKP Muriyanto, S.H., M.H.
Turut hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Polres, perwakilan Dinas Perhubungan, Bhabinsa, serta berbagai komunitas, mulai dari ojek, komunitas Vespa, trail, hingga paguyuban masyarakat.
Selain seremoni peresmian, Polres Musi Rawas juga menghadirkan layanan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis oleh Sidokkes, serta servis kendaraan dan penggantian oli gratis bagi para pengemudi ojek.
Kegiatan ini selaras dengan jargon “Polisi Dulur Kito” yang diusung Kapolda Sumsel, di mana Polri hadir sebagai saudara sekaligus pelindung yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan kecil.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, menyampaikan bahwa Kedai AKOR PRESISI merupakan tindak lanjut dari program Kapolda Sumsel sekaligus penguatan program internal “Jaga Musi Rawas”.
“Program ini menjadi miniatur dari strategi besar Polda Sumsel dalam menciptakan wilayah yang kondusif melalui kemitraan strategis.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar pikiran dalam rangka meningkatkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Di tengah kondisi global yang dinamis, diperlukan peran serta semua pihak. Minimal, jadilah polisi untuk diri sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas AKP Muriyanto menjelaskan bahwa Kedai AKOR PRESISI akan difungsikan sebagai pusat edukasi tertib berlalu lintas.
Menurutnya, langkah ini merupakan implementasi konsep community policing (Polmas) yang menekankan pendekatan preemtif dan preventif, sebagai upaya mengubah paradigma penegakan hukum dari yang bersifat represif.
“Khususnya dalam menekan penggunaan knalpot brong yang kerap meresahkan masyarakat,” jelasnya.
Perwakilan komunitas ojek pun menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Musi Rawas.
Kesimpulan dan Harapan
Peluncuran Kedai AKOR PRESISI ini menjadi manifestasi nyata program Kapolda Sumsel yang mengedepankan kolaborasi lintas sektoral.
Dengan merangkul komunitas serta peka terhadap kebutuhan masyarakat, Polres Musi Rawas dinilai mampu membangun deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik (public trust).
Sinergi yang terbangun diharapkan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Musi Rawas.( Tika)
