FAKTALIPUTAN.COM, 2026 -
Di tengah kerasnya dunia maritim internasional yang menuntut disiplin tinggi, ketahanan mental, serta kepemimpinan tanpa cela, nama Capt. Eddy Sumartono kembali mengukir prestasi yang membanggakan. Secara resmi, ia menerima Trophy 10 Year Excellence Award dari perusahaan Executive Offshore sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja terbaiknya selama sepuluh tahun mengemban amanah sebagai nakhoda. Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan internasional atas kualitas pelaut Indonesia di panggung global.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam suasana penuh apresiasi, berdampingan dengan deretan sertifikat dan rekam jejak prestasi yang menghiasi Executive Wall of Fame. Sebuah simbol bahwa konsistensi, integritas, dan profesionalisme adalah nilai yang selalu menemukan jalannya menuju penghormatan tertinggi. Bagi Capt. Eddy, sepuluh tahun bukanlah angka semata, melainkan perjalanan panjang penuh tantangan, keputusan krusial, serta tanggung jawab besar terhadap keselamatan kapal, awak, dan operasi offshore berisiko tinggi.
Sebagai nakhoda di perusahaan offshore internasional, Capt. Eddy memimpin kapal-kapal yang beroperasi di wilayah pengeboran minyak dan gas lepas pantai. Lingkungan kerja seperti ini menuntut kepemimpinan yang bukan hanya tegas, tetapi juga humanis. Ia dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan budaya keselamatan, komunikasi terbuka, dan keteladanan nyata di atas geladak. Dalam dunia pelayaran, kepercayaan adalah mata uang paling mahal, dan selama satu dekade, kepercayaan itu dijaganya dengan konsistensi tanpa kompromi.
Rekan kerja dan manajemen Executive Offshore menilai Capt. Eddy sebagai figur yang mampu menjadi jembatan antara kebijakan perusahaan dan realitas operasional di laut. Ia tidak hanya menjalankan prosedur, tetapi memastikan setiap awak kapal memahami makna di balik standar keselamatan, kepatuhan internasional, dan kerja tim. Inilah kualitas yang membuatnya layak menyandang predikat long-service excellence, sebuah penghargaan yang tidak mudah diraih di industri dengan tingkat rotasi dan tekanan tinggi.
Bagi pelaut Indonesia, pencapaian ini memiliki makna yang lebih luas. Capt. Eddy membuktikan bahwa sumber daya manusia maritim Indonesia mampu bersaing, dipercaya, dan dihormati di perusahaan offshore kelas dunia. Di tengah dominasi pelaut dari berbagai negara maju, kehadiran nakhoda Indonesia yang bertahan dan unggul selama sepuluh tahun adalah pesan kuat: kompetensi anak bangsa tidak kalah, asalkan dibangun dengan disiplin, pembelajaran berkelanjutan, dan karakter yang kokoh.
Lebih dari itu, kisah Capt. Eddy adalah cermin nilai kepemimpinan sejati. Ia memulai karier dari bawah, memahami setiap peran di kapal, hingga akhirnya dipercaya memegang komando tertinggi. Pengalaman panjangnya membentuk filosofi kepemimpinan yang membumi: pemimpin harus hadir, mendengar, dan bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan. Prinsip inilah yang membuatnya tidak hanya dihormati sebagai kapten, tetapi juga sebagai panutan.
Penghargaan 10 Year Excellence Award ini juga menjadi pengingat bahwa dunia maritim membutuhkan figur-figur yang setia pada profesinya. Di era serba instan, sepuluh tahun pengabdian di satu perusahaan menunjukkan komitmen jangka panjang yang semakin langka. Executive Offshore melalui penghargaan ini menegaskan bahwa loyalitas dan kualitas kerja tetap menjadi nilai utama dalam membangun operasi offshore yang berkelanjutan dan aman.
Bagi generasi muda pelaut Indonesia, prestasi Capt. Eddy Sumartono adalah sumber motivasi nyata. Bahwa mimpi berlayar di kancah internasional bukan angan-angan, melainkan tujuan yang bisa diraih dengan kerja keras, disiplin, dan sikap profesional. Laut mungkin penuh risiko, tetapi dengan karakter yang kuat dan kompetensi yang teruji, laut juga menjadi ruang pengabdian dan kehormatan.
Akhirnya, penganugerahan ini bukan hanya milik Capt. Eddy, tetapi juga milik Indonesia. Ia membawa nama bangsa di setiap pelayaran, di setiap keputusan di anjungan, dan di setiap standar keselamatan yang ditegakkan. Sepuluh tahun pengabdian yang dihargai dunia adalah bukti bahwa pelaut Indonesia layak berdiri sejajar, bahkan menjadi teladan, di industri maritim internasional.(*)
