Medan. faktaliputan@gmail.com
sampai hari ini kamis (27/11) permainan judi Dadu putar di patumbak sekitaran warung wak kulit masih belum tersentuh hukum.
Meskipun berlangsung terang terangan dan lokasi nya tidak jauh dari jalan besar patumbak - talun kenas.
Warga menduga sudah ada kordinasi terselubung dengan aparat penegak hukum.
Seperti curhat seorang warga yang minta identitasnya di tutupi.
"Dadu disini udah puluhan tahun berjalan bang, nanti kalau ada rajia mereka tutup, seperti ada yang info kan ke mereka akan ada rajia, setelah situasi aman mereka buka lagi , bahkan sampai berkali kali ganti kapolsek dan kanit ya begini aja " ujarnya kesal .
Ibu ibu yang cemas berharap situasi ini tidak berlarut, kapolsek patumbak diminta turun tangan menindak tegas menggerebek dan menutup lokasi judi tersebut karena dampak negatif nya terhadap kamtibmas dan keluarga.
Dari info yang di himpun omset perhari dari judi dadu putar ini berkisar puluhan juta bahkan ratusan juta.
Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora tak membalas saat di konfirmasi .
Begitu juga dengan kanit reskrim Iptu Omrin Siallagan.
Mantan kanit reskrim polsek medan tuntungan ini pun tak mau membalas ketika di konfirmasi melalui whats app.
kapolrestabes medan dan kapolda sumut harus serius menanggapi permohonan masyarakat dan membantu polsek patumbak dalam menangani permasalahan ini.
Tim
