MAJALENGKA,faktaliputan.com
Pihak DPRD Komisi III Kabupaten Majalengka menyambut baik laporan yang disampaikan oleh elemen masyarakat, khususnya dari LSM Generasi, mengenai pengawasan sosial dan kontrol masyarakat atas pelaksanaan pembangunan di lapangan. Tanggapan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus penegasan bahwa pengawasan tidak boleh hanya berjalan di tingkat lembaga pemerintahan semata.
Pengawasan Bersama, Saling Mengoreksi
Kami menerima laporan dari rekan-rekan di LSM Generasi terkait pengawasan dan kontrol masyarakat di lapangan. Hal ini kami pandang sebagai sesuatu yang sangat positif. Pasalnya, pengawasan pembangunan bukanlah tanggung jawab Dewan maupun dinas terkait saja. Pemerintah sendiri pun tentu memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh lokasi dan memantau setiap tahapan secara menyeluruh.
Oleh karena itu, kehadiran masyarakat yang ikut mengawasi menjadi pelengkap sekaligus mitra yang berharga. Intinya, kita saling mengoreksi satu sama lain demi kebaikan bersama. Apa pun kelemahan yang masih ada dalam pelaksanaan pembangunan, harapannya dapat terus diperbaiki sehingga kekeliruan dan penyimpangan dapat semakin diminimalisir dan tidak berulang,ujar H.Iing.
Peraturan Pilihan sebagai Landasan Sistemik
Di saat yang sama, kami juga mengingatkan bahwa saat ini DPRD dari Komisi III sedang menyusun peraturan terkait peraturan pilihan, Penyusunan aturan ini merupakan bagian dari upaya menyelesaikan masalah secara sistemik membangun sistem yang bekerja agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat ditekan sejak dini. Semua ini diarahkan pada satu tujuan sederhana namun sangat penting, agar setiap rupiah anggaran yang telah diprogramkan dapat menghasilkan pembangunan yang maksimal, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Komitmen Bersama Memperbaiki Kualitas
Kami menanggapi laporan dan pengawasan masyarakat ini dengan sikap yang positif dan terbuka. Seluruh pihak — mulai dari masyarakat, Dewan, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait — berkomitmen untuk terus memperbaiki diri,Setiap masukan, temuan, dan kritik dari masyarakat adalah bahan perbaikan agar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Majalengka ke depannya dapat berjalan lebih baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ujang Darwin


