FAKTA LIPUTAN.COM
Jakarta, 2 Juli 2026 – Suasana penuh kebanggaan dan kehormatan mewarnai prosesi pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Pidana di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA), Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik beliau sekaligus mempertegas kontribusinya dalam pengembangan ilmu hukum di Indonesia.
Momentum istimewa tersebut turut mendapat apresiasi dari Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, M.Mar., DBA., Ph.D., seorang akademisi, praktisi maritim internasional, penulis, sekaligus Dean of Law Faculty, ASEAN University International Malaysia. Sebagai bentuk penghormatan, beliau mengirimkan karangan bunga ucapan selamat yang terpajang di lokasi acara pengukuhan.
Dalam pesannya, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono menyampaikan bahwa jabatan Guru Besar merupakan pencapaian akademik tertinggi yang hanya dapat diraih melalui dedikasi, integritas, produktivitas ilmiah, serta komitmen yang konsisten terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi.
"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. atas pengukuhan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Pidana di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Semoga amanah ini semakin menguatkan peran beliau sebagai ilmuwan yang terus melahirkan pemikiran-pemikiran konstruktif, membimbing generasi akademisi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sistem hukum dan pendidikan nasional," ungkap Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono.
Ia menilai bahwa keberhasilan Prof. Dr. Diding Rahmat merupakan inspirasi bagi seluruh sivitas akademika di Indonesia. Di tengah tantangan perkembangan hukum yang semakin kompleks akibat globalisasi, transformasi digital, dan perubahan sosial, kehadiran Guru Besar dengan kapasitas keilmuan yang kuat sangat diperlukan untuk menghasilkan solusi akademik yang relevan bagi bangsa.
Menurut Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Oleh karena itu, peran Guru Besar menjadi sangat penting sebagai penggerak inovasi, penelitian, serta pembinaan akademik yang berkelanjutan.
Beliau juga berharap agar Prof. Dr. Diding Rahmat terus memperluas jejaring kolaborasi akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga hasil penelitian dan pemikiran beliau dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan ilmu hukum dan penyusunan kebijakan publik di Indonesia.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penguatan sumber daya dosen dan pengembangan budaya akademik yang unggul. Kehadiran Guru Besar baru di lingkungan UNSURYA diharapkan mampu memperkokoh reputasi universitas sebagai institusi yang aktif menghasilkan penelitian berkualitas dan memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.
Ucapan selamat dari Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono juga mencerminkan eratnya hubungan profesional dan semangat kolaborasi di kalangan akademisi Indonesia. Sinergi tersebut diyakini akan memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan lintas disiplin serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Diding Rahmat sebagai Guru Besar, diharapkan lahir semakin banyak pemikiran ilmiah yang berkontribusi terhadap penguatan supremasi hukum, peningkatan mutu pendidikan tinggi, serta pembangunan bangsa yang berlandaskan keadilan, integritas, dan kemajuan ilmu pengetahuan.(*)
