• Jelajahi

    Copyright © Fakta Liputan Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Warga Lebak Selatan Demo, Desak Kejaksaan Audit Tata Kelola SPPG MBG di Malingping*

    Jumat, 19 Juni 2026, Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T14:06:32Z
    masukkan script iklan disini


     

    *Warga Lebak Selatan Demo, Desak Kejaksaan Audit Tata Kelola SPPG MBG di Malingping*



    LEBAK - BANTEN.Koalisi Masyarakat Peduli Lingkungan menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat 19/6/2026. Massa menuntut Kejaksaan Negeri Lebak melakukan audit investigatif terkait dugaan monopoli rantai pasok dan tidak transparannya pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG program Makan Bergizi Gratis MBG.


    Dalam orasinya, Korlap M. Febi Pirmansyah menyoroti 3 masalah utama pengelolaan SPPG Malingping:


    1. *Dugaan Monopoli Rantai Pasok*: Massa menduga rantai pasok bahan pangan SPPG hanya dikuasai kelompok/koperasi tertentu. UMKM lokal tidak diberi ruang yang adil. Kondisi ini berpotensi mengakali Harga Eceran Tertinggi HET.


    2. *Isu Lingkungan*: Koalisi mendesak Pemkab Lebak menertibkan penggunaan air tanah SPPG yang diduga tanpa izin SIPA. Mereka juga minta cek menyeluruh sistem pengelolaan air limbah dapur SPPG agar tidak mencemari lingkungan.


    3. *Transparansi & Mark-up Anggaran*: Badan Gizi Nasional BGN diminta evaluasi standar kelayakan dapur, kinerja Kepala SPPG dan SPPI, serta audit dugaan mark-up anggaran MBG. Massa juga menuntut harga satuan menu MBG di pamflet dibuka ke publik untuk pengawasan.


    Koalisi berharap Pemkab Lebak, BGN, dan aparat penegak hukum segera menindaklanjuti temuan ini demi tata kelola MBG yang transparan dan akuntabel.

    Aksi ini menegaskan desakan warga agar program MBG berjalan sesuai tujuan awal: mensejahterakan anak dan memberdayakan UMKM lokal, bukan menimbulkan konflik kepentingan.  

    SNI/H.EDI


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini