MAJALENGKA ,faktaliputan.com
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali melaksanakan program kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan santunan bagi anak yatim serta program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) bagi keluarga kurang mampu. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab sosial dan pengabdian masyarakat dalam membagi keberkahan serta meningkatkan kualitas hidup warga yang membutuhkan.
Kegiatan penyaluran bantuan ini berjalan dengan tertib dan diterima langsung oleh perwakilan penerima manfaat dari berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjembatani kebaikan dari para penyumbang zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang berhak menerimanya.
Dua Bentuk Bantuan Utama
1. Santunan bagi Anak Yatim
Sebagai perhatian khusus terhadap generasi mendatang, BAZNAS Majalengka menyalurkan bantuan santunan secara bertahap kepada ratusan anak yatim piatu. Bantuan ini mencakup dukungan kebutuhan dasar, pendidikan, serta kebutuhan sehari-hari agar anak-anak tersebut tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan layak serta mendapatkan kesempatan yang sama seperti anak-anak lainnya.
Langkah ini bertujuan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan rasa keberkahan, perhatian, dan semangat baru bagi anak yatim agar tetap bersemangat menuntut ilmu dan membangun masa depan.
2. Program Rutilahu
Selain santunan harian, BAZNAS Majalengka juga fokus pada perbaikan dan pembangunan tempat tinggal melalui program Rutilahu. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga yatim dan dhuafa yang masih menempati hunian yang tidak layak huni.
Melalui program ini, rumah-rumah yang rusak diperbaiki maupun dibangun kembali agar menjadi tempat tinggal yang aman, kuat, dan nyaman. Hal ini memberikan dampak besar bukan hanya pada kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan ketenangan bagi keluarga penerima manfaat.
Dukungan dan Harapan
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H,Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi dari fungsi zakat sebagai alat pemersatu dan penyeimbang sosial.
"Bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan wujud kepedulian dan kasih sayang sesama manusia. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, anak yatim dapat merasakan kehangatan dan semangat hidup baru, serta keluarga yang kurang mampu dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan aman," ujarnya.
Pihak pengelola juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan dan dikembangkan agar semakin banyak warga Majalengka yang terbantu dan mendapatkan manfaat dari program BAZNAS.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Majalengka kembali membuktikan peran strategisnya dalam membangun masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan saling membantu satu sama lain.
Ujang darwin



